Industri properti terus bertransformasi mengikuti perkembangan perilaku konsumen digital. Riset internal tim Askara Pixel menunjukkan bahwa mayoritas pencari properti kini memulai pencarian mereka dari platform digital — mulai dari media sosial, mesin pencari, hingga marketplace properti — sebelum akhirnya menghubungi agen atau melakukan kunjungan langsung.

Beberapa tren yang perlu diperhatikan pelaku bisnis properti di tahun 2026 antara lain: penggunaan konten video pendek untuk menampilkan tur virtual properti, optimasi SEO lokal agar listing lebih mudah ditemukan calon pembeli di area tertentu, serta pemanfaatan iklan bertarget (targeted ads) berdasarkan data perilaku pencarian.

Selain itu, personalisasi komunikasi melalui WhatsApp Business dan chatbot juga semakin banyak digunakan untuk mempercepat respons terhadap calon klien. Kecepatan respons terbukti menjadi salah satu faktor penentu dalam keputusan pembelian properti, terutama untuk segmen milenial dan Gen Z.

Askara Pixel, sebagai unit bisnis kreatif dan digital marketing di bawah Askara Cipta Mandiri, turut mengembangkan layanan khusus Property Digital Marketing untuk membantu unit bisnis properti — termasuk Askara Pro dan Askara Cipta — memaksimalkan strategi pemasaran digital mereka.